Jumat, 21 September 2007

Tahukah kamu 4 Kenikmatan Hidup di Dunia ?

Rasulullah pernah bersabda bahwa betapa beruntungnya seseorang yang mempunyai 4 kenikmatan hidup di dunia, diantaranya :
  1. Hati yang penuh dzikir
  2. Hati yang selalu bersyukur (dalam segala keadaan, baik suka maupun ketika dihadapkan pada kenyataan pahit)
  3. Kesehatan
  4. Pasangan yang tidak berkhianat

Dan 2 kenikmatan utama, antara lain :

  1. Nikmat menjadi seorang muslim dan Sholeh
  2. Sehat

Untuk itu, wajiblah bagi para Lelaki untuk : bagi yang beriman, maka jagalah pandangan dan kemaluan kalian.

Rabu, 12 September 2007

Keutamaan Tarawih


Seseorang yang melakukan sholat tarawih di bulan Ramadhan akan mendapatkan keutamaan di bawah ini :

Malam 1 : Ia keluar dari dosanya
Malam 2 : Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya
Malam 3 : Seorang malaikat berseru di bawah arsy, “ Mulailah beramal! Semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat. “
Malam 4 : Ia memperoleh pahala seperti membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al Quran
Malam 5 : Allah memberikan pahala seperti pahala orang yang sholat di masjid Al Haram, Masjid Nabawi dan masjid Al Aqsha
Malam 6 : Allah ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di bait al Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas
Malam 7 : Seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa as atas kemenangannya melawan Firaun dan Haman
Malam 8 : Allah memberikan apa yang pernah Dia berikan pada Nabi Ibrahim as
Malam 9 : Seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi Muhammad saw
Malam 10 : Allah ta’ala mengaruniai dia, kebaikan di dunia dan akhirat
Malam 11 : Ia keluar dari dunia seperti saat dilahirkan dari perut ibunya
Malam 12 : Ia datang pada hari kiamat dengan wajah bak bulan di malam purnama
Malam 13 : Ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan
Malam 14 : Para malaikat datang seraya memberikan kesaksian untuknya bahwa ia telah melakukan sholat tarawih
Malam 15 : Ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung Arsy dan Kursi
Malam 16 : Allah memberikan kebebasan baginya untuk selamat dari neraka dan masuk ke dalam surga
Malam 17 : Ia diberi pahala seperti pahala para nabi
Malam 18 : Seorang malaikat berseru, “ Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridho kepadamu dan kepada ibu bapakmu “
Malam 19 : Allah mengangkat derajatnya dalam surga Firdaus
Malam 20 : Allah memberi pahala para syuhada dan shalihin
Malam 21 : Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya
Malam 22 : Ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan
Malam 23 : Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga
Malam 24 : Ia memperoleh 24 doa yang dikabulkan
Malam 25 : Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur
Malam 26 : Allah mengangkat pahalanya selama 24 tahun
Malam 27 : Ia dapat melewati shirath pada kiamat bagaikan kilat yang menyambar
Malam 28 : Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga
Malam 29 : Allah memberinya pahala 1000 haji yang diterima
Malam 30 : Allah berfirman, “ Hai hambaku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air salsabil dan minumlah dari telaga kautsar. Akulah Tuhanmu dan Engkau hamba-Ku “

(sumber : Paras )

Wallahualam bish shawab

Selasa, 11 September 2007

cinta....

cinta...

Memang indah sekali jika kita diberi kesempatan Allah untuk merasakan yang "satu" ini. Apalagi ketika kita berada di satu titik dimana dengan segenap perasaan kita berani untuk menyatakan...

Aku ingin "dia" yang menjadi orang terakhir yang aku pandang dan sayangi sebelum tidurku dan akupun ingin "dia" yang pertama kali aku lihat ketika kubuka mataku di keesokan hari.

kabulkanlah doaku, yaa Allah

Kebiasaan yang merusak otak

Kiriman teman yang sempat menjadi "heboh" :)

1. Tidak sarapan
Mereka yang tidak sarapan akan memiliki
tingkat gula darah yang rendah. Ini
menyebabkan kekurangan pasokan gizi yang
menyebabkan kemunduran otak.

2. Makan terlalu kenyang
Ini menyebabkan mengerasnya pembuluh otak
yang menurunkan kekuatan otak.

3. Merokok
Ini menyebabkan penyusutan otak dan dapat
berakibat Alzheimer.

4. Konsumsi gula berlebihan
Terlalu banyak gula mengganggu penyerapan
protein dan gizi yang menyebabkan gizi buruk
dan mengganggu perkembangan otak.

5. Polusi udara
Ota k adalah pemasok oksigen terbesar dalam
tubuh kita. Menghirup udara terpolusi
menurunkan pasokan oksigen ke otak, yang
menyebabkan penurunan efisiensi otak.

6. Kurang tidur
Tidur membuat otak kita istirahat. Kurang
tidur dalam jangka waktu lama mempercepat
matinya sel-sel otak.

7. Tidur dengan kepala tertutup
Tidur dengan kepala tertutup meningkatkan
konsentrasi karbon dioksida yang dapat
menyebabkan efek merusak otak.

8. Bekerja selagi sakit
Bekerja keras atau belajar selama sakit dapat
menurunkan efektivitas otak selain merusak
otak.

9. Kurang stimulasi pikiran
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih
otak kita, dan kurangnya stimulasi pikiran
dapat menyebabkan penyusutan otak.

10. Jarang berbicara
Percakapan intelektual akan mendorong
efisiensi otak.

USTAD BAMBU

Cerpen bikinan teman yang oke banget

Beberapa tahun yang lalu
Desa kecil sebenarnya terletak di tepi jalan propinsi, seharusnya ramai tetapi karena terlindungi 3 bukit, maka jalan propinsi hanya melintas di depan kantor kepala desa yang juga pintu gerbang ke desa itu.
Desanya asri, hijau dan menyenangkan, dan lebih
menjadi menyenangkan ketika seorang pemuda datang
mengunjungi – dan kemudian menetap di desa itu.
Ia bukan pedagang, Ia seorang yang ramah, baik dan
sopan. Seperti yang sudah - sudah, sebagai tamu ia di
tempatkan di buah bangunan bambu di ujung desa, dekat
sebuah surau kecil.
Surau kecil itu sendiri benar- benar sebuah bangunan
yang kecil, mungkin hanya 6 x 6 meter, tanpa kubah,
hanya beratap limasan yang terbuat dari kayu yang
terlihat sudah kumuh. Tidak ada yang tahu siapa yang
membangun surau itu.
Hari- hari berikutnya, si pemuda – yang tak bernama-
itu menjadikan pondokannya dan surau menjadi lebih
bersih. Hari – hari berikutnya lagi, pondokan dan
surau itu menjadi lebih ramai dengan kegiatan Islami,
mulai dari Fajar hingga malam hari dan hari – hari
berikutnya lagi kehidupan baru muncul di ujung desa
itu.
Anak- anak mulai bermain disitu, orang – orang mulai
bertanya dan sebagian dari mereka sudah kembali
menggunakan surau itu.
Surau menjadi hidup, hidup dengan kegiatan shalat,
dengan kegiatan mengaji dengan kegiatan membicarakan
hal- hal yang Islami, ia pun dipanggil Ustad Bambu.

Siapa ustad bambu? Tidak ada yang tahu. Nama itu
muncul karena ia tinggal di pondokan desa itu yang
terbuat dari bambu, di seberang surau.
Pemuda itu tak menolak dipanggil dengan ustad bambu.
Mungkin ia seorang ustad, karena Ia hapal kitab suci,
mengerti hukum dan norma Islami serta dapat
mengajarkan orang mengaji dengan baik.

Apalagi yang kurang? Iya apalagi? Semua kehidupan
islami di desa itu berlancar baik, malahan bagus
sekali. Kehidupan anatara dunia dan akhirat berjalan
sangat serasi, jikalau ada kekacauan semuanya bisa
diselesaikan dengan amat baik.

Maka suatu hari di pondokannya, ustad bambu
bermusyawarah, dengan tujuan untuk menanyakan kepada masyarakat… apa yang kurang darinya. Semua yang hadir tidak bisa menjawab. Suasana hening, sang ustadpun menjadi tidak enak, ketika ia hendak membubarkan majelis ini, tiba- tiba seorang perempuan paruh baya berkata lirih.
“hanya satu kekurangan Ustad…, belum haji”. Bak
diterjang ribuan rusa, sang Ustad pun tertegun. Benar,
hingga sekarang Ia belum pernah beribadah haji.
Majelispun dibubarkan.

Keesokan hari dan hari- hari berikutnya, kegiatan di
desa berjalan seperti biasa, tak ada yang berubah.
Hanya raut muka sang ustad agak berubah, tak lagi
terlihat riang, tetapi tak juga terlihat sedih. Tapi
tindak tanduknya berbeda, tak seperti biasanya.
Suatu malam sehabis Isya, beberapa penduduk menanyakan
langsung kepeda sang ustad, apa yang sebenarnya
terjadi.
Awalnya, Ia tidak mengaku, namun akhirnya Ia bercerita
mengapa akhir- akhir ini ia terlihat resah. Ternyata
pernyataan perempuan baya berkerudung sangat
merisaukan hatinya, yakni belum menjadi Haji. Semua
penduduk terdiam.

Beberapa bulan kemudian ada kabar tak terduga oleh
sang Ustad, ada kabar yang menggembirakan. Bahwa semua
penduduk desa dengan segela daya ingin memberikan
hadiah kepada sang Ustad, membiayai ustad naik haji.
Penduduk bergotong royong, menyisihkan penghasilan
mereka, bahkan dalam setiap majelis, tromol tromol
lebih digiatkan.
Alhasil, hari bahagia itupun tiba, berkat uang yang
terkumpul, sang ustad bambu menunaikan ibadah di tanah
suci.

Satu minggu setelah bulan haji berlalu.
Satu bulan setelah bulan haji berlalu
Enam bulan, satu tahun setelah bulan haji berlalu….

Ustad bamboo tidak muncul di desa itu, beragam
pertanyaan bermunculan, apakah sang ustad tersesat di
tengah padang pasir? Ataukah kapalnya terkatung –
katung di lautan luas?, sampai pertanyaan berlanjut ke
sebuah kenyataan terpahit, apakah Ia meninggal di
tanah suci?

Lalu dikirimlah dua orang pemuda untuk mencari tahu keberadaannya sang ustad ke kota besar. Selang seminggu kemudian, dua orang itu kembali ke desa. Mereka tidak menemukan sang ustad bambu, tentu saja tidak ada yang tahu dimana dia berada karena mereka semua tidak pernah tahu siapa nama asli ustad bambu. Mereka menyesal. Tetapi nasi telah menjadi bubur.

Pada hari jumat, semua orang berkumpul sehabis shalat
jumat di depan pondokan bambu sang ustad. Mereka
bermusyawarah, untuk menantukan langkah apa yang akan
mereka ambil sepeninggalan ustad bambu.

Setelah saling mengutarakan pendapat, saling
memberikan fakta dan opini akhirnya diambil sebuah
keputusan bahwa mereka akan mendirikan sebuah makam di
antara pondokan sang ustad dan surau. Juga akan di
buat kenduri selama 40 hari berturut turut mulai senin
kliwon, sebagai bentuk penghormatan kepada sang ustad.
Dan akhirnya mereka memilih wali desa untuk memimpin
kegiatan spiritual itu, seorang yang paling tua di
desa itu.

Kegiatan berlangsung cepat namun hikmad. Beberapa
pemuda mencari batu yang bagus untuk dipahat menjadi
kijing dan bambu - bambu yang bagus sebagai pagar dan
bagian atapnya akan diberi sirap yang terbaik. Ibu-
Ibu mulai menyiapkan makanan minuman yang tidak bisa
dibilang sederhana. Semuanya untuk memuliakan sang
ustad.

Tepat di hari ke 40, serangkaian pengajian mencapai
puncaknya dan sang makam ustad bamboo telah berdiri
dengan megah.
Hampir semua penduduk desa itu datang dan mmemberikan
doa bagi ustad yang mereka hormati. Namun karena rasa
cinta, masa syukuran terus berlanjut hingga 100 hari.

Anehnya, sejak itu kemakmuran desa menjadi berlipat,
tentu saja hal itu menyenangkan bagi semua penduduk
desa. Maka desa- desa di sekelilingnya ikut memberikan
doa kepada makam ustad bambu. Lalu berita dari bibir
ke bibir menyeruak ke segenap daerah.

Terutama hari senin kliwon , peziarah semakin banyak
dan berasal dari beragam daerah dan dengan beragam
maksud, tentunya.

Desa itu semakin ramai semakin makmur tentunya.

Dua puluh tahun kemudian
Di kedua desa itu. Jalan berbatu telah menjadi aspal
mulus. Sawah dan tanah lapang banyak yang berubah
menjadi tempat penginapan. Surau yang kecil telah
menajdi besar dan bertembok serta mamer, pondokan
bambu telah berubah menjadi rumah jati dengan ukiran
kayu yang halus dan bermutu tinggi.
Sebuah cungkup dari kayu jati memayungi sebuah kijing
marmer yang diberi lantai keramik serta harumnya dupa
dan menyan yang tak putus.

***
Di sebuah pelabuhan, di Bandar yang ramai. Seorang
tua, setengah terbungkuk, badannya terlihat legam dan
renta. Wajahnya masih memancarkan Wibawa yang tinggi.
Sesekali ia batuk, dengan di topang sebuah tongkat ia memandangi surya yang perlahan- lahan menghilang di balik kumpulan air yang maha luas.

(bersambung)

Wds, 18.06 pm

Istilah :
Ustad: guru, arab. diIndoensia lebih didefiniskan
sebagai guru pengajar agama islam.
Kijing : badan makam yang biasanya terbuat dari batu
Cungkup : atap yang menutupi makam

You are Everything To Somebody Right now at this very minute

someone is very proud of you
someone is thinking of you
someone cares about you
someone misses you
someone wants to talk to you
someone wants to be with you
someone hopes you aren't in trouble
someone is thankful for the support you have provided
someone wants to hold your hand someone hopes everything turns out all right
someone wants you to be happy
someone wants you to find them
someone is celebrating your successes
someone wants to give you a gift
someone think you ARE a gift
someone hopes you are not too cold, or too hot
someone wants to hug you
someone loves you
someone wants to lavish you with small gifts
someone admires your strength
someone is thinking of you and smiling
someone wants to be your shoulder to cry on
someone wants to go out with you and have a lot of fun
someone thinks the world of you
someone wants to protect you
someone would do anything for you
someone wants to be forgiven
someone is grateful for your forgiveness
someone wants to laugh with you about old times
someone remembers you and wishes you were there
someone is praising God for you
someone needs to know that your love is unconditional
somebody values your advice
someone wants to tell you how much they care
someone wants to stay up watching old movies with you
someone wants to share their dreams with you
someone wants to hold you in their arms
someone wants YOU to hold them in your arms
someone treasures your spirit
someone wishes they could STOP time because of you
someone praises God for your friendship and love
someone can't wait to see you
someone wishes that things didn't have to change
someone loves you for who you are
someone loves the way you make them feel
someone wants to be with you
someone is hoping they can grow old with you
someone hears a song that reminds them of you
someone wants you to know they are there for you
someone is glad that you're their friend
someone wants to be your friend
someone stayed up all night thinking about you
someone is alive because of you
someone is remorseful after losing your friendship
someone is wishing that you would notice them
someone wants to get to know you better
someone believes that you are their soul mate
someone wants to be near you
someone misses your guidance and advice
someone values your guidance and advice
someone has faith in you
someone trusts you
someone needs you to send them this letter
someone needs your support
someone needs you to have faith in them
someone needs you to let them be your friend
someone will cry when they read this

Belajar Untuk Hidup ....

Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai ....

Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan. Dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya ....

Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat, justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali ....

Saya belajar, bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik ....

Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh, walau dipisahkan oleh jarak yang jauh. Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati ....

Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya ....

Saya belajar, bahwa sebaik-baiknya sahabat itu, mereka pasti pernah melukai perasaan saya.....dan untuk itu saya harus memaafkannya ....

Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri ...., kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus ....

Saya belajar, bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu, dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya ....

Saya belajar, bahwa saya tidak dapat merubah sahabat, tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri ....

Saya belajar, bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya, tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan ....

Saya belajar, bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda, tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda ....

Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya ....

Saya belajar, bahwa tidak ada yang instan atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati ....

Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya ....

Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis ....

Saya belajar, bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai ....

Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering diambil segera dari kehidupan saya .... (Anonim)